Nouveauholic

Sebuah blog yang mengulas “seni” dalam sudut pandang berbeda

Art and Craft Movement March 7, 2008

Filed under: Aliran Seni — nouveauholic_td1c @ 2:11 pm

 Art and Craft Movement adalah gerakan yang berusaha menghidupkan kembali keterampilan tangan manusia dalam seni dan kriya sebagai upaya menolak kehadiran industri yang menggunakan tenaga mesin. Gerakan seni dan kriya ini didirikan oleh John Ruskin dan William Morris tahun 1888. Kedua pendiri ini memiliki paham sosialis dengan ide-ide seperti:

  • Reformasi sosial
  • Penolakan metode kerja pabrik yang membuat buruh bekerja secara mekanis tanpa kesenangan
  • Menghasilkan barang yang indah dengan harga terjangkau

Masa jaya gerakan ini adalah sekitar tahun 1888 hingga 1910. Keadaan seni dan kerajinan yang berkembang pesat ini mendorong Jerman untuk mengirimkan ”mata-mata kebudayaan” Herman Muthesius. Glassgow school didirikan oleh Charles Rennie Mackintosh, Margaret, Frances Macdonald dan George Walton. Sekolah ini dikaitkan dengan Art Nouveau karena desainnya dipenuhi ornamen, selain itu juga banyak mendapat pengaruh dari Art and Craft Movement karena hubungan Mackintosh sebagai ‘murid’ William Morris. Namun banyak pihak di Inggris tidak mengakui Mackintosh sebagai seorang pendesain Art and Craft Movement karena karya-karyanya sering tidak mementingkan keahlian dan keterampilan tangan yang tinggi sehingga ia lebih dianggap sebagai pendesain Art Nouveau Eropa.

Design for Avon Chintz   The Wood Beyond the World   Garden of Delight   Minstrel Angel with Cymbals   Rose   The Romaunt of the Rose   Acanthus Woodland Colours

 

Zermatt Giclee   Etna from Taormena Giclee   Arctichoke

 

Referensi:

Adityawan, Arief, Tinjauan Desain, Jakarta, UPT Penerbitan Universitas Tarumanagara, 1999. hlm 11-15

http://www.artcyclopedia.com/artists/morris_william.html

 

 

Awal Mula Pergerakan Seni-Revolusi Industri March 7, 2008

Filed under: Aliran Seni — nouveauholic_td1c @ 1:34 pm

Revolusi industri merupakan suatu perubahan terbesar yang terjadi di negara Inggris pada abad ke -18 yang diawali ketika munculnya penyempurnaan prinsip kerja mesin uap oleh James Watt tahun 1769. Prinsip kerja ini sangatlah mempengaruhi perkembangan teknologi pada tehun-tahun berikutnya yang pada akhirnya dalam jangka waktu 50 tahun telah mencetuskan Revolusi Industri yang secara garis besar dapat kita artikan sebagai pergantian tenaga makhluk hidup  dengan benda mati. Benda mati disini dapat kita artikan dengan tenaga mesin.Revolusi industri ini menyebabkan banyak dampak yang negatif diantaranya pengangguran,tindak kriminalitas semakin meningkat juga banyak terdapat produk-produk masal dan banyak tedapat spesialisasi pabrik.

Revolusi industri ini mencapai puncaknya pada tahun 1851 dimana masyarakat Inggris menolak kehadiran mesin karena menganggap mesin telah menciptakan dehumanisasi (Penghilangan  Aspek Kemanusiaan) dan diapresiasikan melalui diadakannya pameran pertama tahun 1851 di London. Ada pula istilah dari seorang penulis Swiss (Burchel) yang menyebutkan “Kegunaan akan menggeser keindahan, industri menggeser seni, ekonomi politis menggeser agama dan ilmu hitung menggeser puisi.”

Reaksi penolakan revolusi industri akhirnya menimbulkan munculnya pergerakan-pergerakan yang berusaha menghidupkan kembali aspek kemanusiaan yang direalisasikan melalui seni. Pergerakan-pergerakan seni tersebut antara lain Art and Craft Movement, Art Nouveau, Art Deco, De Stijl, Constructivism, Futurism, dan Bauhaus.