Nouveauholic

Sebuah blog yang mengulas “seni” dalam sudut pandang berbeda

Art Deco March 8, 2008

Filed under: Aliran Seni — nouveauholic_td1c @ 9:39 am

Art Deco merupakan seni dekoratif, desain dan arsitektur yang bergaya elegan, yang muncul sebagai reaksi modernisasi melawan gaya Art Nouveau. Karena masih dekat dengan gaya Nouveau, maka adanya penggunanan bentuk geometris yang kaku dan simetris sehingga lebih menggambarkan mesin-mesin (tidak seperti flora yang meliuk-liuk).

Art Deco muncul dan berkembang di Perancis di antara dua perang dunia. Kehebatan mesin dan dunia transportasi seperti pesawat terbang dan kapal laut menjadi inspirasi dan pendukung berkembangnya gaya ini. Gaya ini dipengaruhi oleh aliran Kubisme dan Fauvisme serta gaya Mesir dan Indian. Art Deco sangat terkenal dengan mobil, kapal laut, dan pesawat terbang yang dianggap sebagai simbol modernitas.

Gaya Art Deco disebut juga gaya Moderne atau Modernistik yaitu perpaduan antara bentuk baru yang disederhanakan dengan kecenderungan dekoratif lama. Desain ini banyak menggunakan bahan-bahan mahal dan sedikit ornamen hias.

Perancis sebagai pusat Art deco telah memiliki sekolah seni dekoratif The Martine School sejak tahun 1911. Di Perancis, perkembangan Art Deco juga dipengaruhi oleh dunia mode. Desain Art Deco banyak menggunakan gradasi warna yang halus serta warna yang mengesankan efek kilauan. Namun tidak semua gaya Art Deco selalu berhubungan dengan kemewahan, gaya ini seringkali juga memanfaatkan bahan-bahan sederhana untuk menampilkan kesan mewah.

Bila modernisasi menggunakan pendekatan ”less is more” maka Art Deco mencoba tampil di tengah-tengah jaman modernisasi tapi dengan memanfaatkan ornamen hias. Sebaliknya bila ”form follows function”, maka Art Deco tampil dengan gaya hiasannya. Art Deco banyak digunakan untuk menampilkan kesan futuristik.

Beberapa tokoh-tokoh Art Deco dan karya-karyanya antara lain: 

Rene Lalique (1860-1945; Perancis)

Leon Bakst (1866-1924; Rusia)

Souper, 1902

Pierre-Felix Fix-Masseau (1869-1937; Perancis)

Pullman

Josef Hoffmann (1870-1956; Austria)

Jean Dunand (1877-1942; Swiss) 

Lee Lawrie (1877-1963; Jerman)

Atlas Statue, Rockefeller Center, New York

Eileen Gray (1879-1976; Irlandia) 

Emile-Jacques Ruhlmann (1879-1933; Perancis)

Lit Soleil Bed in Macassar Ebony-1923 

Raymond Hood (1881-1934; Amerika)

Jean Dupas (1882-1964; Perancis)

Bordeaux 

William Van Alen (1883-1954; Amerika)

Chrysler Building at Dawn 

Walter Dorwin Teague (1883-1960; Amerika)

Paul Manship (1886-1966; Amerika)

Prometheus Fountain, Rockefeller Center, New York 

Winold Reiss (1886-1953; Jerman/ Amerika)

Louis Icart (1888-1950; Perancis)

Monte Carlon 

C. Paul Jennewein (1890-1978; Jerman/ Amerika)

Erte (1892-1990; Rusia/ Perancis)

Starstruck 

Norman Bel Geddes ( 893-1958; Amerika) 

Meredith Frampton (1894-1984; Inggris)

Tamara de Lempicka (1898-19980; Polandia)

Saint Moritz 

Cassandre (1901-1968; Ukraina/ Perancis)

Normandie

Viktor Schreckengost (1906; Amerika)

Brooklyn Bridge

Profesi pedesain grafis di Amerika banyak mendapat peluang dengan berkembangnya dunia pers. Desain mobil dan pesawat terbang menjadi pedoman umum dalam desain produk dan interior. Kedua sarana yang menggunakan teknologi terkini itu didesain berdasarkan prinsip keilmuan dalam bidang aerodinamika dan hidrodinamika, sehingga pesawat terbang dan mobil dapat bergerak semakin cepat menembus udara dan air. Desain badan yang memiliki garis dan bentuk ramping dan lurus disebut streamline, dengan ujung meruncing atau membulat.

Pada awalnya desain streamline digunakan dalam teknologi kapal uap abad 19 agar dapat bergerak di air dalam kecepatan tinggi, kemudian menjadi semakin penting dengan berkembangnya teknologi transportasi di abad ke-20 untuk kapal selam, kapal pesiar, kereta api, kapal terbang, dan mobil. Bahkan desain streamline pun diaplikasikan untuk alat rumah tangga agar tampil modern.

1966 Airstream Overlander International   Chrysler Airflow Streamliner 34   Example of Streamline Moderne style in a judge’s tower at San Francisco’s Aquatic Park   Marine Air Terminal mural   San Francisco’s Maritime Museum

Referensi:

Adityawan, Arief, Tinjauan Desain, Jakarta, UPT Penerbitan Universitas Tarumanagara, 1999. hlm 67-72

http://www.artcyclopedia.com/history/art-deco.html

 

Art Nouveau March 8, 2008

Filed under: Aliran Seni — nouveauholic_td1c @ 9:16 am

Art Nouveau lahir di Prancis dan disebut juga sebagai seni baru, merupakan sebuah aliran seni yang memiliki gaya dekoratif tumbuhan(flora) yang memiliki karakteristik ‘meliuk-liuk’. Pada dasarnya, aliran ini muncul sebagai sebuah reaksi terhadap industrialisasi dan gaya mesin yang dianggap menghilangkan sifat manusiawi dalam kehidupan manusia. Aliran ini menganggap mesin dan teknologi telah mengambil alih dan mendominasi kehidupan manusia, maka karena itulah ukiran dan ulir flora pun dibuat cenderung ‘berlebihan’ untuk menekankan keterampilan yang sifatnya sangat emosional. Art nouveau juga merupakan suatu pergerakan seni dalam seni barat dan juga desain yang mencapai puncaknya pada tahun 1890an dan berkembang sampai keseluruh Eropa.

Aliran Art Nouveau ini banyak diterapkan pada seni lukis, arsitektur, furnitur, perabot logam, perhiasan, dan ilustrasi buku serta berbagai barang cetakan. Nama Art Nouveau diambil dari sebuah toko/ galeri seni di Perancis dengan nama “Maison the I’art Nouveau” (House of New Art) yang dibuka tahun 1895 oleh Siegfried Bing.

Tokoh-tokohnya antara lain: di Eropa dan di Amerika

Felix Bracquemond (1833-1914; Perancis)

Eugene Grasset (1845-1917; Swiss/ Perancis)

Three Women and Three Wolves

Emile Galle (1846-1904; Perancis)

Vase en cristal a decor de dahlias

Louis Comfort Tiffany (1848-1933; Amerika)

Butterfly Window

Antoni Gaudi (1852-1926; Spanyol)

Detail of Tilework at Palau Guell, Barcelona

Ferdinand Hodler (1853-1918; Swiss)

Leman Lake Seen from Chexbre

Adolphe-Leon Willette (1857-1926; Perancis)

Decorative panel depicting Paris

Theophile Alexandre Steinlen (1859-1923; Swiss)

Cat

Edmond-Francois Aman-Jean (1860-1935; Perancis)

Alphonse Mucha (1860-1939; Cheko)

Papier a Cigarette Job

Victor Horta (1861-1947; Belgia)

Aristide Maillol (1861-1944; Perancis)

Woman with a Parasol

Gustav Klimt (1862-1918; Austria)

Portrait of Adele Bloch-Bauer I

Henry van de Velde (1863-1957; Austria)

Lucien Levy-Dhumer (1865-1953; Perancis)

Woman with a Gold Medallion

Georges Lemmen (1865-1916; Belgia)

The Beach at Heist

Hector Guimard (1867-1942; Perancis)

Georges de Feure (1868-1928; Belanda)

Village Pres De La Mer

Charles Rennie Mackintosh (1868-1928; Inggris)

Village of la Llagonne

Johan Thorn Prikker (1868-1932; Belanda)

dan Aubrey Beardsley (1872-1898; Inggris)

Isolde

Munculnya berbagai aliran dalam seni ini kemudian diapresiasi dan mempengaruhi pula rasa estetis masyarakat luas. Menjelang dan selama munculnya Revolusi Industri, bermunculan pula berbagai aliran seni lain selain Art and Craft Movement dan Art Nouveau.

Referensi:

Adityawan, Arief, Tinjauan Desain, Jakarta, UPT Penerbitan Universitas Tarumanagara, 1999. hlm 15-17

Encarta

http://www.artcyclopedia.com/history/art-nouveau.html